Apa artinya saat itu
Yesus sedang dalam perjalanan panjang menuju Yerusalem (Lukas 9:51), dan Lukas baru saja mencatat perumpamaan tentang orang Samaria yang murah hati, kisah tentang melayani sesama (10:25–37). Kini Marta menyambut Yesus di rumahnya. Lukas tidak menyebut nama desanya; Injil Yohanes menempatkan kedua saudara ini di Betania (Yohanes 11:1). Dalam budaya itu, menjamu tamu adalah kewajiban yang serius, dan Marta menanggungnya. Maria, saudaranya, duduk di dekat kaki Yesus, tempat seorang murid belajar dari gurunya. Marta meminta Yesus menyuruh Maria membantu. Yesus menjawab dengan menyebut namanya dua kali.
Untuk hari ini
Yesus tidak menyuruh Marta berhenti melayani. Ia mengatakan yang sebenarnya tentang hatinya: Marta khawatir dan memusingkan diri dengan banyak hal. Dan Ia memanggil namanya dua kali, seperti kita berbicara kepada orang yang kita kasihi tetapi sudah tidak lagi mendengarkan.
Perhatikan apa yang tidak dikatakan bagian ini. Bagian ini tidak mengatakan bahwa bekerja itu tidak rohani. Sambutan Martalah yang membuat Yesus ada di rumah itu, dan Yesus baru saja menceritakan kisah ketika kasih tampak dalam luka yang dibalut dan penjaga penginapan yang dibayar. Masalahnya bukan pelayanannya, melainkan pikiran yang terpecah, yang mengubah pelayanan menjadi keluhan: “Suruhlah dia membantuku!”
Mungkin kamu mengenal dapur itu. Piring kotor, pesan yang terus masuk, keluarga yang duduk santai sementara kamu menanggung semuanya, dan kemarahan diam-diam karena merasa hanya kamu yang peduli. Yesus tidak menambahkan satu tugas lagi ke daftarmu. Ia menawarkan satu hal yang tidak akan diambil darimu: waktu di dekat kaki-Nya. Mulailah dengan lima menit sebelum banyak hal itu dimulai.
Doa
Tuhan Yesus, Engkau mengenal namaku dan banyak hal yang kupikul. Ketika pikiranku terpecah dan hatiku kesal, ketika aku menghitung apa yang tidak dikerjakan orang lain, panggillah namaku dengan lembut, seperti Engkau memanggil Marta. Terima kasih karena melayani-Mu itu baik, dan duduk bersama-Mu itu lebih baik. Berikanlah aku satu hal yang penting itu, dan jangan biarkan siapa pun mengambilnya dariku hari ini. Dalam nama-Mu aku berdoa. Amin.
Coba hari ini
Sebelum membuka pesan atau mulai mengerjakan pekerjaan rumah hari ini, duduklah lima menit dan bacalah Lukas 10:38–42 perlahan-lahan. Lalu kerjakan satu tugas tanpa menghitung siapa lagi yang seharusnya membantu.
Renungkan
Jujur saja: minggu ini kamu lebih mirip Marta atau Maria, dan siapa yang diam-diam kamu kesali karena tidak membantu?
Jawablah dengan jujur, di buku catatanmu atau bersama seorang teman hari ini.